Demi Kompetisi Global, Indonesia Perbaiki Standar Mutu Pengajaran

Kompetisi Global

Para stakeholder utama di sektor edukasi Indonesia hari ini berkumpul bersama pada acara pembukaan GESS Indonesia 2018, di mana acara ini mengekspresikan optimisme dalam mengamati prospek gemilang metode pengajaran Tanah Air di masa depan.

Ananto Kusuma Seta selaku Staf Pakar Bidang Kreatif dan Energi Saing, Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan; Syaefuloh Hidayat, Kepala Bidang SMP SMA Dinas Pengajaran DKI Jakarta; Matt Harris, Konsultan Pengajaran Internasional; serta Nino Gruettke, CEO Tarsus Indonesia menghadiri acara pembukaan ini.

Ananto mengapresiasi acara ini yang mana diamati relevan dengan program-program pembaruan pengajaran di Indonesia, revitalisasi, serta transformasi.

“Pengajaran wajib menjawab keperluan baru di industri dan profesi. Pengajaran wajib cakap menyusun kreativitas, kepemimpinan, kesanggupan menyesuaikan diri, serta kesanggupan pemecahan situasi sulit dalam ruang lingkup guru dan murid kita, yang mana dapat mereka temukan lebih di GESS Indonesia,” katanya, seperti dikutip dari rilis sah yang diterima.

“Acara ini menawarkan banyak sekali kemajuan-kemajuan baru dalam lingkup edukasi dan teknologi yang akan mensupport kemajuan pengerjaan belajar-mendidik di Indonesia,” kata Syaefuloh.

Sementara itu, Matt Harris selaku Konsultan Pengajaran Internasional, yang berdiskusi bersama dengan Rico Tan, Technology Director of Children’s Day School di San Fransisco, Amerika, menggarisbawahi seputar hal apa dari teknologi yang dapat diadopsi dalam pengerjaan belajar-mendidik, bagaimana mengaplikasikan teknologi untuk mensupport kesibukan pelajaran, serta peran kunci para guru dalam membatasi penerapan teknologi dan pembentukkan keahlian dan pengetahuan pada siswa-siswinya.

Ia mengatakan, “Penerapan teknologi bisa sukses kalau hal hal yang demikian mewujudkan keahlian dan meningkatkan pengetahuan pada muridnya,” terang Matt Haris.

Sri Shartini, seorang guru dari Jakarta Utara mengatakan bahwa penerapan teknologi ketika ini belum secara maksimal dilaksanakan di sekolah-sekolah di Indonesia.

“Aku mau dapat menerima pengetahuan dari para para spesialis pada acara GESS Indonesia ini dan dapat diaplikasikan dalam pengerjaan belajar mendidik di kelas sehingga bisa menolong murid-murid menjadi lebih bagus.”

Syiaful Annuar Alias, Network Engineer & IT Manager, Vientiane International School, Laos, akan berdiskusi mengenai bagaimana mempersiapkan infrastruktur yang pas sehingga bisa meningkatkan produktivitas mendidik dan menolong daya kerja kerja.