Tata Letak Gulungan Pemotong Dan Cetakan Biskuit

Tata Letak Gulungan Pemotong Dan Cetakan Biskuit

Desain rol potong dan rol Cetakan Biskuit untuk kudapan manis yang diendapkan menetapkan pola potongan adonan pada pita oven.

Gulungan pemotongan dan cetakan dirancang untuk memberikan jumlah maksimum potongan adonan per meter persegi pita oven. Dalam desain cetakan kudapan manis kering, kelonggaran diciptakan untuk penyebaran adonan pada pita oven selama pemanggangan.

Baca Juga : Biscuit Production Line

Umumnya gulungan dirancang untuk memberikan jarak sekitar 8-10 mm antara tepi biskuit pada pita oven.

Jarak antara potongan-potongan adonan juga mesti memungkinkan kisi-kisi adonan sisa yang cukup kuat untuk diangkat tanpa kerusakan sesudah pemotong untuk biskuit yang dipotong.

Biskuit persegi panjang dipanggang dengan ujung pendek di depan, yang menolong kontrol selama pendinginan, penumpukan, dan pengumpanan ke Packaging Machine. Biskuit bundar bisa Bersarang untuk menerima bobot maksimum pada pita oven.

Ukiran gulungan cetakan putar Cetakan Biskuit

Gulungan pemotong “tanpa potongan” dengan pin buruh pelabuhan dan tepi berlubang untuk kripik

Desain skrap dan tanpa skrap Cetakan Biskuit

Biskuit keras manis dan kripik diproduksi dari lembaran adonan yang terus menerus. Format biskuit dipotong, dicetak dan dilubangi sebelum diendapkan (dipan) ke pita oven.

Berita Terbaru : Filling Machine

Beberapa besar produk dipotong menjadi potongan adonan terpisah sebelum dipanggang.

Adonan bekas di sekitar potongan adonan didapat kembali sesudah potongan adonan dipotong dan dikembalikan ke mesin terpal pada permulaan cara kerja penyusunan.

Sebagian produk, khususnya kripik soda dan sebagian kripik makanan ringan dipanggang dalam lembaran terus menerus.

Lembaran adonan dilubangi dengan Rotary Pouch Machine sehingga bisa dengan gampang dan otomatis pecah sesudah dipanggang ke dalam masing-masing biskuit. Saat produk dipersembahkan ke oven sebagai lembaran besar, ada sebagian pertimbangan.

• Tepi lembaran di tiap sisi akan meresap lebih banyak panas dari tepi pita, yang tak tertutup oleh adonan.

Oleh sebab itu, biskuit tepi akan mempunyai lebih banyak warna dan ini dapat berlebihan. Layar pita oven diaplikasikan pada sebagian desain oven yang membelokkan udara panas dari tepi pita.

Ini bisa disesuaikan dan akan mengurangi pergerakan udara panas di tepi pita dan maka mengurangi warna biskuit tepi.

Dalam kasus yang parah, biskuit bisa dipanggang dengan adonan pinggiran yang dibuang sesudah dipanggang. Pilihannya kadang-kadang bisa diambil langkah-langkah untuk mengurangi temperatur tepi pita dengan pendinginan paksa.

• Lembaran adonan kripik lazimnya menyusut selama pemanggangan dan hal ini bisa menyebabkan kerusakan acak pada lubang-lubang di tepi masing-masing biskuit untuk menggunakan Frozen Food Packaging. Pecahan acak ini menyebabkan situasi sulit sesudah dipanggang di pemutus otomatis sebab lembaran biskuit dipersembahkan secara tak teratur.

Oleh sebab itu, penting untuk mengurangi ukuran lembaran adonan dan bisa dipotong dengan panjang kaprah-kaprah 1,0 m oleh rol pemotong berdiameter besar (diameter kaprah-kaprah 320 mm). Sebagai opsi, kripik bisa dipotong dan dipanggang menjadi potongan-potongan.

Pemotong Rotari Cetakan Biskuit

Beberapa besar cookie yang dicetak dan disimpan disusun dan dipanggang secara terpisah. Sebagian produk yang diekstrusi, seperti batangan yang diisi bisa dipanggang dalam tali terus menerus dan dipotong sesudah dipanggang. Kudapan lapis dipanggang dalam lembaran terus menerus dan dibelah dan dipotong sesudah dipanggang.

Pin buruh pelabuhan

Selama pemanggangan, biskuit dan kripik mengembang dan terangkat menyusun tekstur terbuka ringan.

Selama cara kerja ini, terjadi ekspansi uap air yang pesat dalam potongan adonan dan uapnya perlu dilepaskan.

Ini ditempuh dengan serangkaian lubang dalam desain biskuit, yang disebut lubang buruh pelabuhan.

Lubang buruh pelabuhan ditempatkan dalam desain untuk melepaskan uap secara merata dan mempertahankan permukaan yang rata dan malah ketebalan biskuit. Kontrol kerataan dan ketebalan yang jitu ini penting untuk keberhasilan pengemasan biskuit secara otomatis.

Cetakan Biskuit dengan lubang buruh pelabuhan

Desain pemotong untuk Maria menampakkan pengontrolan pin buruh pelabuhan. Amati potongan adonan dipotong sebagai format oval untuk mengimbangi penyusutan selama pemanggangan. Menggambar dan mendesain oleh ErreBi Technology

Pemuatan pita oven

Pemuatan pita (berat potongan adonan pada pita oven) akan sungguh-sungguh bervariasi tergantung pada desain biskuit, tata letak pita, berat biskuit, kadar air dalam adonan. Pemuatan akan memberi pengaruh desain penyangga pita oven, penggagas dan cara pelacakan.

Ukuran dan keluaran oven

Umumnya oven yaitu item penting dalam menetapkan kapasitas lini biskuit komplit. Pertimbangan lain yaitu kapasitas pencampuran, kecepatan penyusunan mesin, kapasitas pendinginan dan pengepakan, ini lazimnya spesifikasi disesuaikan dengan kapasitas oven.

Keluaran biskuit dari oven ditetapkan oleh waktu pemanggangan dan ukuran oven. Untuk menetapkan output dari oven dengan menggunakan Labelling Machine agar menjadi merk yang bagus, kami menghitung jumlah biskuit di sepanjang lebar pita oven dan mengalikannya dengan jumlah biskuit yang terkandung dalam panjang oven.

Ini memberikan jumlah sempurna biskuit yang terkandung pada pita oven selama memanggang. Kami membagi ini dengan waktu memanggang dalam menit dan ini memberikan sempurna biskuit yang akan dipanggang dalam satu menit.

Output lazimnya diungkapkan sebagai jumlah biskuit yang dipanggang dalam satu menit, atau dalam kg biskuit yang dipanggang dalam satu jam.